Oleh: Herniati, S.Kep
Ketua Bidang IMMawati PC IMM Kota Samarinda

Momentum International Women’s Day menjadi pengingat sekaligus refleksi bagi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Samarinda tentang pentingnya peran perempuan dalam membangun peradaban yang adil, berkeadaban, dan berkemajuan. Perempuan bukan hanya bagian dari pembangunan, tetapi juga kekuatan intelektual dan sosial yang memiliki peran strategis dalam menghadirkan perubahan di tengah masyarakat.

Bagi kami di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, khususnya IMMawati yang berada di tingkat komisariat hingga cabang, momentum ini menjadi panggilan untuk terus menguatkan kapasitas diri dan memperluas wawasan keilmuan. Perempuan dalam gerakan mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pelengkap organisasi, tetapi sebagai subjek yang aktif dalam menghadirkan gagasan, keberanian, serta kepemimpinan yang berintegritas.

IMMawati memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan gerakan perempuan yang berlandaskan nilai keislaman, keilmuan, dan kemanusiaan. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting agar perempuan mampu berperan secara kritis, konstruktif, serta membawa perubahan yang berdampak bagi masyarakat.

Dalam konteks ini, kami memandang bahwa perempuan harus memiliki ruang yang setara untuk berkembang. Pendidikan menjadi salah satu kunci utama. Perempuan yang memiliki akses terhadap ilmu pengetahuan akan lebih mampu berkontribusi dalam pembangunan sosial, ekonomi, maupun budaya.

Karena itu, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Samarinda mengajak seluruh perempuan, khususnya generasi muda, untuk terus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pendidikan, solidaritas, serta keberdayaan. Ketika perempuan berilmu dan berdaya, maka fondasi masyarakat yang adil dan berkemajuan akan semakin kuat.

Momentum International Women’s Day tidak seharusnya dimaknai sekadar sebagai peringatan tahunan. Bagi kami, momentum ini adalah pengingat bahwa perempuan memiliki hak yang sama untuk belajar, memimpin, serta menentukan arah perubahan di tengah masyarakat.

Perempuan bukan hanya bagian dari pembangunan, tetapi juga penentu masa depan peradaban.